X-Steel - Diagonal Resize

Kamis, 19 Februari 2015

Horror Story Of Salak Mountain

  oyee helo gaizz,, welkom back to another episode of mighty redstone#lahhh.. oh ya langsung aja gua mau berbagi cerita ttng kisah horor gunung salak.. langsung aja yaa gausah basa basi lagi ..

seorang pendaki yang pernah menjelajahi Gunung Salak. ia bergabung dengan tim SAR sebagai sukarelawan pencari korban Sukhoi. Menjelang pendakian, ia banyak berkonsultasi dengan masyarakat yang berada di sekitar gunung tersebut, ”Banyak pantangannya” ujar masyarakat setempat.
Ia mengaku pernah menghiraukan pantangan penduduk untuk tidak mengambil bunga anggrek saat mendaki beberapa bulan lalu ke Gunung Salak. Maklum, kata dia, di sana banyak anggrek berbagai jenis yang cukup indah.
Tapi apa yang terjadi, timnya tersesat saat ingin pulang. Sepanjang hari mereka hanya berputar di puncak Salak berulang kali sampai malam hari.
Anggrek itu pun di simpan di salah satu tempat, timnya kemudian salat Isya. Setelah salat timnya kembali melanjutkan perjalanan pulang.
”Ternyata jalan pulang hanya ditutupi ranting padahal kami sudah beberapakali lewat di depan ranting itu.” ujarnya seraya menggeleng kepala.
Ia juga mengaku bertemu seorang nenek-nenek berusia sekitar 80 tahun di puncak gunung tersebut. Perempuan tua yang sudah bungkuk itu berjalan sendirian di sebuah padang dengan hanya memakai pakaian tipis.
”Kami tanya mau ke mana, tetapi dia bilang hanya jalan-jalan.” kata dia menirukan pernyataan nenek tersebut.
Saat ditanyai di mana tempat tinggalnya, wanita tua itu hanya menjawab, ”Di sini Nak.” Nenek itu juga menolak diantar ke kaki gunung. perempuan tua itu lalu bilang, ”Saya senang di sini karena ramai bila malam, mereka sering kasih saya makan.” tanpa menyebutkan siapa mereka yang dimaksud.
Yang mengherankan lagi, kata pendaki itu, si nenek berbahasa Jawa kental, padahal mayoritas masyarakat di kaki gunung berbahasa Sunda.
”Kami pun meninggalkan nenek itu sendirian.” ujarnya. 

0 komentar:

Posting Komentar